Monday, December 3, 2012

Appreciation...Part 1

I would like to dedicate this special entry to a very special man...




Sometimes the ones you care most for are the ones you neglect the most. It's easy to forget about the feelings and aspirations of those closest to you as you move around them daily and sometimes take them for granted. Appreciation of their presence in your life is always something worth stopping for.......





Banyak yang bilang...
Ayah berpikir dalam diamnya.
Ayah menahan rasa kesal dalam diamnya.
Ayah bangga pada kita, dalam diamnya.
Ayah menyimpan semua beban hidup dalam diamnya.
Ayah menyayangi kita dalam diamnya.

Ya, ada yang bilang begitu. Dan aku percaya. 
Dalam diamnya, bukan berarti Ayah tidak memikirkan kita, masa depan kita, bahkan kebutuhan kita sampai sedewasa ini. 
Dalam diamnya, bukan berarti Ayah tidak menyayangi kita. Tapi Ayah selalu menginginkan yang terbaik untuk hidup kita. 
Dalam diamnya, bukan berarti Ayah tidak bangga pada apa yang telah kita dapatkan. Tapi Ayah hanya menjaga agar kita tidak menjadi manusia dengan rasa sombong yang luar biasa. 
Dalam diamnya, bukan berarti Ayah tidak memiliki beban. Tapi Ayah hanya tidak ingin menyusahkan kita. 



Ya, Ayah hanya ingin merasakan dan memikul bebannya sendirian. Karena Ayah, sayang kita.

Saat kita begitu banyak melakukan kesalahan, Ayah selalu memaafkan. 
Ayah selalu menerima permintaan maaf dan penyesalan kita. Yaah, apapun itu. 
Ayah tidak pernah mencatat semua pengorbanannya untuk kita, tapi ia selalu mengingat masa-masa kita mulai tumbuh dan memberikan kita keberuntungan karena memiliki saat-saat kenangan itu bersamanya. 
Sebab cinta dan ketulusan Ayah, selalu mengalir sebagaimana aliran darah yang mengalir bersamaan dengan degup jantung dalam tubuh kita. 
Yaa, sebesar itulah cinta Ayah. Tak terhitung, seringkali tak kita sadari, tapi menghangatkan kehidupan.

Sebelum terlambat, berlari lah dan hampiri Ayahmu...
Meminta maaflah atas semua kesalahanmu dan peluk dia...
Katakan bahwa "Aku Sayang Ayah"...

Satu kalimat sederhana yang bermakna ribuan jawaban atas pengorbanan Ayah terhadapmu.
Satu kalimat sederhana yang bisa sedikit meringankan bebannya.
Satu kalimat sederhana yang bisa memberikan senyum diwajahnya...
Satu kalimat sederhana...

Sesederhana ketulusannya, membesarkan dan merawat kita...

Dialah, AYAH...


No comments: